Jibas merupakan salah satu dari banyak sistem informasi sekolah yang dikembangkan. Berikut adalah review singkat mengenai jibas (akan selalau saya update, karena akan banyak fitur yang bermanfaat dijibas akan saya implementasikan juga di OpenThink SAS a.k.a SIMMSIT).
Jibas ini sangat menarik, karena masuk dalam nominasi INAICTA, akan banyak yg dapat dipelajari dari kode sumber jibas untuk membuat OpenThink SAS a.k.a SIMMSIT menjadi lebih baik …
, karena OpenThink SAS a.k.a SIMMSIT dikembangkan menggunakan framework PHP terbaik saat ini, symfony framework, yang dikembangkan oleh Pengembang Perancis, Fabien Potencie di Sensio Labs.
Kode Sumber
1. Kode sumber jibas masih menggunakan, short_open_tag, yaitu <? ?> dan bukan <?php ?>, padahal pada php.ini ditegaskan agar menghindari hal ini:
; Allow the <? tag. Otherwise, only <?php and <script> tags are recognized.; NOTE: Using short tags should be avoided when developing applications or; libraries that are meant for redistribution, or deployment on PHP; servers which are not under your control, because short tags may not; be supported on the target server. For portable, redistributable code,; be sure not to use short tags.short_open_tag = Off
Jibas Akademik
Referensi
Departemen
Data Departemen, sepertinya ini harus merupakan “Unit Sekolah”, karena field kepala sekolah harus diisi.
Berikut adalah struktur tabel yang berpusat pada tabel departemen, yang diambil dari database : jbsakad
Pegawai
Data kepegawaian berada pada database yang berbeda, yaitu jbssdm. Pada database ini hanya ada dua tabel, tabel pegawai dan bagian.
Schema database dibawah berpusat pada tabel pegawai, bisa dilihat, tabel pengeluaran, berada pada database terpisah, yaitu database jbsfina.
symfony
Ketika mencoba membuat schema dari database jibad akademik, saya mendapatkan error :
wildan@OpenThinkLabs:~/jobstuff/OpenThinkLabs/webapps/staging$ ./symfony doctrine:build-schema >> doctrine generating yaml schema from database Missing class name.
Sepertinya hal ini dikarenakan jibas menggunakan database yang terpisah untuk masing-masing aplikasi, sehingga definisi FK nya ada yang lintas database, seperti contof definisi tabel departemen berikut ini :
CREATE TABLE `departemen` ( `replid` int(10) unsigned NOT NULL auto_increment, `departemen` varchar(50) NOT NULL, `nipkepsek` varchar(20) NOT NULL, `urutan` tinyint(2) unsigned NOT NULL default '0', `keterangan` varchar(255) default NULL, `aktif` tinyint(1) unsigned NOT NULL default '1', `info1` varchar(255) default NULL, `info2` varchar(255) default NULL, `info3` varchar(255) default NULL, `ts` timestamp NOT NULL default CURRENT_TIMESTAMP, `token` smallint(5) unsigned NOT NULL default '0', `issync` tinyint(1) unsigned NOT NULL default '0', PRIMARY KEY (`departemen`), UNIQUE KEY `UX_departemen_replid` (`replid`), KEY `FK_departemen_pegawai` (`nipkepsek`), KEY `IX_jbsakad_ts` (`ts`,`issync`), CONSTRAINT `FK_departemen_pegawai` FOREIGN KEY (`nipkepsek`) REFERENCES `demo_jbssdm`.`pegawai` (`nip`) ON UPDATE CASCADE ) ENGINE=InnoDB AUTO_INCREMENT=12 DEFAULT CHARSET=utf8;








keren, kalo yang di demo (sistem informasi sekolah) databasenya di publish gak yah?
mau dunk
Maksud nya aplikasi nya …?
Belum …, ini akan jadi salah satu layanan OpenThink Labs – Negeri Pelangi.
Insy akan mulai Q1 2011. Tunggu saja berita2 dari kami selanjut nya …
Salam,
Wildan
http://id.linkedin.com/in/wildanmaulana